Perkuat UMKM Lokal, Diskoperindag dan KKN STIE Bima Hadirkan Inkubasi Bisnis di Kodo
Kota Bima — Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima terus mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha, khususnya wanita produktif dan Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP), agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri, inovatif dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Angkatan XXIV STIE Bima Kelompok 02 dalam kegiatan Pelatihan Inkubasi: Pengembangan UMKM dan Digital Marketing, yang dilaksanakan di RT 01 Kelurahan Kodo, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan mengusung tema “Dari Kampus untuk Masyarakat, dalam Membangun Kelurahan Mandiri dan Berkelanjutan” dan secara khusus menyasar wanita produktif serta pelaku usaha Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) dari RT 01 dan RT 02, Kelurahan Kodo.
Diskoperindag Berikan Pendampingan Pengembangan Usaha

Dalam kegiatan tersebut, Diskoperindag Kota Bima menghadirkan Nur Misnah, SE sebagai narasumber. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting dalam pengembangan usaha, mulai dari pengembangan produk pangan rumah tangga, higiene dan sanitasi, kerapian serta inovasi kemasan (packaging), legalitas usaha, hingga pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran.
Nur Misnah menekankan bahwa wanita produktif dan pelaku usaha IRTP memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian keluarga sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.
“Wanita produktif dan pelaku usaha IRTP memiliki peran kunci dalam menopang ekonomi keluarga. Melalui inkubasi bisnis ini, kita ingin mendorong agar produk pangan rumah tangga dari Kelurahan Kodo tidak hanya diproduksi untuk skala lingkungan sekitar, tetapi juga mampu dikemas secara profesional dan dipasarkan secara digital ke pasar yang lebih luas,” ujar Nur Misnah, SE.
Menurutnya, pengembangan UMKM tidak cukup hanya dengan menghasilkan produk. Pelaku usaha juga perlu memperhatikan kualitas, kebersihan, kemasan, legalitas, identitas produk, serta strategi pemasaran agar mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar.
Peserta Antusias Mengikuti Pelatihan

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme dalam mengikuti materi dan berdiskusi mengenai berbagai kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha sehari-hari.
Peserta juga mendapatkan pemahaman melalui contoh-contoh inovasi kemasan produk yang dapat diterapkan pada produk pangan rumah tangga agar memiliki tampilan yang lebih menarik dan siap dipasarkan.
Kegiatan inkubasi bisnis ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus pendampingan bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi usaha yang telah dimiliki. Kehadiran mahasiswa KKN STIE Bima turut memberikan warna dalam proses pendampingan masyarakat melalui penerapan pengetahuan dan kreativitas dari lingkungan akademik.
Sinergi Kampus dan Pemerintah untuk Penguatan UMKM

Diskoperindag Kota Bima mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN STIE Bima yang menjadikan program KKN sebagai sarana untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga program inkubasi tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dapat dilanjutkan dengan pendampingan usaha, penguatan legalitas, peningkatan kualitas produk, pengembangan kemasan, branding dan pemasaran digital.
Melalui kegiatan tersebut, Diskoperindag berharap semakin banyak wanita produktif dan pelaku IRTP di Kelurahan Kodo yang mampu mengembangkan usaha dari skala rumah tangga menjadi usaha yang lebih mandiri, kreatif, memiliki daya saing dan berkelanjutan.
Dari kampus untuk masyarakat, bersama membangun UMKM Kota Bima yang mandiri, inovatif dan berdaya saing.